Ketua Laqsi Ambon, LASQI Nusantara Fest Bukan Sekadar Kompetisi, Tetapi Ruang Syiar Islam

oleh -5 Dilihat

MASARIKUONLINE.COM, Ketua DPD LASQI Nusantara Kota Ambon, Abas Rumadan, menegaskan bahwa pelaksanaan LASQI Nusantara Fest Kota Ambon 2026 bukan hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi ruang syiar Islam, edukasi, pengembangan kreativitas, dan mempererat silaturahmi.

Hal itu disampaikan Abas Rumadan saat memberikan sambutan pada pelaksanaan LASQI Nusantara Fest Kota Ambon 2026 di Islamic Center Kota Ambon.

Menurut Abas, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempertemukan generasi muda Islam, khususnya para siswa-siswi dan peserta dari berbagai kelompok pengajian, dalam sebuah kegiatan yang sarat dengan nilai religius, moral, dan budaya.

“Festival ini bukan sekadar ajang perlombaan seni Islami, tetapi juga menjadi sarana dakwah, ruang edukasi sekaligus wahana silaturahmi,” ujar Abas.
Ia menjelaskan, seni kasidah memiliki nilai strategis sebagai media untuk menyampaikan pesan-pesan kebaikan dengan cara yang santun dan mudah diterima masyarakat.

“Kasidah merupakan bagian dari syiar Islam yang menyampaikan pesan kebaikan dengan cara yang santun, menyentuh hati, sekaligus memperkuat keimanan dan membentuk akhlak mulia,” katanya.

Abas berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan LASQI Nusantara Fest sebagai ruang untuk mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki.

“Khusus buat para peserta semua yang akan mengikuti lomba, Beta berharap ini adalah ajang untuk bersaudara semua. Tampilkan potensi dan bakat yang dimiliki agar dapat lebih memaksimalkan bakat dan potensi yang ada,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan peserta agar tidak berkecil hati bagi mereka yang belum berhasil meraih juara.

“Yang belum punya kesempatan untuk mendapatkan juara, jangan berkecil hati. Teruslah berusaha, karena kegagalan adalah bagian dari perjalanan,” pesannya.
Abas menambahkan, kesempatan untuk berprestasi masih terbuka pada pelaksanaan kegiatan berikutnya.

“Belum berhasil di Ambon ini, Insyaallah bisa mencoba lagi di Ambon berikutnya. Tetap tekun,” tambahnya.
Ia memastikan proses penilaian dalam kompetisi tersebut dilakukan secara profesional dan transparan oleh dewan juri.

“Beta sangat yakin dewan juri ini akan menilai secara profesional dan transparan. Semoga kegiatan ini kita semua diberkahi oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala,” pungkasnya. (*