MASARIKU.COM, Keterbatasan Peluang Lolos Tes PPPK bagi calon-calon guru di Maluku sangat disayangkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Dr Insun Sangadji. Kepada wartawan di Kantor DPRD Maluku. Selasa 28/9/2021.
Akademisi Unpatti ini menghimbau agar bagi calon-calon guru yang ingin lolos test PPPK harus mempersiapkan diri dengan belajar dengan sungguh-sungguh, sebab Batas Passing Grade yang ditetapkan Pemerintah sebagai persyaratan lolos dianggap memberatkan bagi peserta test PPPK merupakan aturan yang tidak bisa dirubah,”jelasnya.
Lanjutnya, Kami dari Dinas telah melobi ke Pusat meminta penurunan Passing grade tapi itu tidak di iyakan oleh Pemerintah, kenapa, karena guru itu perlu mutu yang bagus, Jadi orang mau jadi guru itu, harus siap. “Siap dalam arti mempersiapkan diri dengan matang,” ungkap Sangadji.
Lebih lanjut ia katakan, teman-teman kita calon-calon guru ini, kurang mempersiapkan diri, pernah kita dari dinas, pernah melakukan sosialisasi untuk persiapkan tes PPPK, tapi dari seluruh Maluku hanya 34 orang yang ikut. Sementara Papua itu, 3000 orang yang ikut persiapan test PPPK.
Jadi kesalahannya ada di calon-calon guru yang ikut test PPPK ini, Mereka tidak memperhatikan itu, saya sudah teriak-teriak sebelumnya, semua orang sudah harus siap, semua orang yang ingin lolos harus belajar sungguh-sungguh. Sebab, Ini kan tesnya sama dengan tes CPNS.
“Mudah-mudahan kita akan buka sosialisasi secepatnya untuk test PPPK, ini kan ada test tahap kedua, saya akan mengajak dan kerjasama PGRI untuk sosialisasi bagi peserta calon guru yang ikut test PPPK, namun saya himbau juga, Peserta harus belajar dengan sungguh-sungguh supaya bisa lolos passing grade dan lulus,”tutupnya. (RS)

