Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa: POPMAL 2026 Jadi Ajang Menemukan Atlet Potensial

oleh -6534 Dilihat

MasarikuOnline.Com, Ambon – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menegaskan komitmennya untuk membangun kembali kejayaan olahraga Maluku melalui berbagai program strategis, salah satunya Pekan Olahraga Provinsi Maluku (POPMAL) 2026. Dalam konferensi pers yang digelar di Lobby Lantai 2 Kantor Gubernur Maluku, Selasa (11/3/2025), Lewerissa menyampaikan harapannya kepada kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Maluku yang dipimpin oleh M.A.S. Latuconsina.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath serta Ketua KONI Maluku, M.A.S. Latuconsina. Lewerissa menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus baru dan menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang profesional serta program kerja yang terencana dengan baik.

Dalam arahannya, Gubernur Lewerissa menegaskan bahwa POPMAL 2026 harus menjadi ajang yang serius untuk menemukan dan membina atlet potensial. Ia meminta agar KONI dan Pemerintah Provinsi Maluku menangani penyelenggaraan POPMAL dengan baik dan tidak asal-asalan.

“Kami ingin POPMAL 2026 tidak hanya sekadar kompetisi biasa, tetapi juga menjadi wadah bagi kita untuk menemukan atlet-atlet potensial yang akan dipersiapkan menuju Pra-PON dan PON 2028,” ujar Lewerissa.

Ia juga menyoroti pentingnya kompetisi internal di tingkat kabupaten/kota sebagai fondasi untuk membangun olahraga Maluku. Menurutnya, peningkatan kompetisi lokal akan menjadi langkah awal dalam mempersiapkan atlet menuju level yang lebih tinggi.

Lewerissa mengakui bahwa dalam lima tahun terakhir, prestasi olahraga Maluku mengalami penurunan signifikan. Ia mencontohkan hasil di PON Aceh, di mana Maluku hanya mampu meraih dua medali emas. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa tugas utama KONI di bawah kepemimpinan Latuconsina adalah melakukan pembenahan secara menyeluruh.

“Kami tidak menaruh target yang muluk-muluk untuk PON 2028. Fokus utama kita adalah pada tahapan persiapan di tahun 2025, 2026, dan 2027, agar atlet-atlet kita siap bersaing,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa dalam keterbatasan anggaran, pemerintah dan KONI harus lebih realistis dengan memberikan perhatian lebih pada cabang olahraga (cabor) yang selama ini terbukti menyumbangkan medali bagi Maluku. Namun, ia menegaskan bahwa seluruh cabang olahraga dalam naungan KONI tetap mendapat perhatian yang sama.

Sebagai bentuk dukungan kepada atlet, Gubernur Lewerissa berjanji bahwa atlet yang berhasil mengharumkan nama Maluku di level regional, nasional, maupun internasional akan mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah. Ia berharap atlet-atlet potensial tetap membela Maluku dan tidak berpindah ke daerah lain.

“Kita tidak boleh putus asa. Maluku dikenal sebagai gudang atlet nasional, dan kita harus mengembalikan kehormatan serta martabat itu. Jika kita semua cinta Maluku, mari kita bersama-sama bekerja untuk kebangkitan olahraga Maluku,” tutupnya.

Dengan komitmen ini, diharapkan POPMAL 2026 dapat menjadi titik awal kebangkitan olahraga Maluku, sekaligus membuka peluang bagi atlet-atlet muda untuk bersinar di ajang yang lebih besar. (JR)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.