Buka Musda IKA SKMA, Ini Yang Disampaikan PJ Walikota Ambon

oleh -3455 Dilihat

MasarikuOnline.Com, Ambon – PJ Walikota Ambon, Bodewin Wattimena menghadiri sekaligus membuka dengan resmi Musyawarah Daerah. ke-IV Ikatan Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas ( IKA SKMA) Pengda Maluku yang berlangsung di The Natsepa Hotel Ambon, pada Sabtu (30/09/2023).

Hadir dalam kegiatan tersebut Plh Kepala Dinas Kehutanan provinsi Maluku, Haikal Baadilla, Kepala Unit Pelaksana Teknis KLHK, Kepala BPHL wilayah XIV, Ir Arnol Rikumahu, Kepala BKSDA Maluku, Danny Pattipielohy, Kepala BPDAS Waihehu, Jarot Priyambodo, BPSKL Jhon Sumantri, BTN Manusela, MGB zaidi, Ketua Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Unpatti, Dr Martina tjoa, pengurus pusat IKA SKMA Hengki Tomatala, peserta Musyawarah serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bodewin Wattimena mengatakan, musda adalah sebuah sarana organisasi untuk mengevaluasi kerja-kerja yang telah dilakukan dalam masa periode sebelumnya.

“Musda juga sekaligus untuk merancang dan menetapkan program kerja yang akan dilakukan untuk masa periode kedepannya, termasuk juga untuk ajang pemilihan kepemimpinan kepengurusan yang baru untuk masa periode 5 tahun kedepannya,” Jelas Wattimena.

Oleh karenanya kata Wattimena, Pemerintah Kota Ambon memberikan apresiasi kepada IKA SKMA yang hari ini melakukan musda, sekaligus kami berharap musyawarah ini akan nantinya menghasilkan pengurus baru yang benar-benar: memiliki kemampuan untuk mengorganisir agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Wattimena juga menambahkan, organisasi sesungguhnya dibentuk dengan tujuan agar dapat menggerakkan seluruh sumber daya yang dimiliki, terutama para alumni dari sekolah kehutanan menengah atas ini, sebab pemerintah berharap program kerja yang nantinya disusun dapat secara langsung bersinggungan dengan kebijakan-kebijakan pemerintah.

“Sebab untuk dapat mewujudkan tujuan pemerintah khususnya di bidang kehutanan dan lingkungan hidup kami tidak dapat bekerja sendiri-sendiri, butuh seluruh komponen terkait agar dapat bekerjasama dan berkolaborasi mewujudkan tujuan pemerintah dimaksud,” Ungkap Wattimena.

Kami berharap, output dari Musda ini tidak saja berdampak pada internal organisasi semata, tetapi juga memanfaatkan dan berkontribusi bagi Kota Ambon, Provinsi Maluku maupun Indonesia secara umum.

Ditempat yang sama, Marthin Sipahelut sebagai ketua panitia pelaksana Musda dalam laporannya mengatakan, musda digelar 5 tahun sekali dalam rangka mengevaluasi pelaksanaan program, merancang program 5 tahun kedepannya serta memiliki kepengurusan Pengda IKA SKMA.

Saat ini terdapat 5 sekolah SMK kehutanan yang berada di bawah Kementerian Lingkungan hidup dan Kehutanan antara lain, SMK kehutanan Pekanbaru, Samarinda, Makassar dan Manokwari dan Maluku.

Para lulusan IKA SKMA atau SMK kehutanan merupakan lulusan tenaga teknis untuk siap bekerja dan mendukung program pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Hal senada juga disampaikan Hengki Tomatala, yang mewakili pengurus pusat IKA SKMA, yang dalam sambutannya menyampaikan, Musda ini merupakan langkah maju bagi pengembangan organisasi untuk melaksanakan program kerja ke depan yang lebih baik sehingga nantinya dapat memberikan manfaat yang besar bagi organisasi khususnya dan pembangunan kehutanan di Maluku.

Menurutnya sebagai mitra unit pelaksana teknis kehutanan di daerah, musda ini merupakan kegiatan kita secara berkelanjutan, diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih dalam membangun kehutanan ke depan.

Ia menambahkan, Sebagai organisasi profesi di lingkungan kementerian kehutanan IKA SKMA diharapkan mampu mendorong anggota-anggotanya untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia nya, melalui pendidikan yang lebih tinggi, karena saat ini sulit mendapatkan informasi kepegawaian dengan tingkat pendidikan setara SLTA terutama di daerah. (JR)